Definisi & Kegunaan MKBD dalam menilai Perusahaan Sekuritas

Apa itu MKBD?

MKBD merupakan kependekan dari Modal Kerja Bersih Disesuaikan.

Jika kecukupan modal di perbankan diukur dengan menggunakan CAR ( Capital Adequacy Ratio ), maka MKBD merupakan ukuran kecukupan modal bagi perusahaan sekuritas untuk beroperasi. Secara umum nilai MKBD di perusahaan sekuritas semakin besar, maka semakin baik. Yang artinya kemampuan operational / transaksi perusahaan sekuritas itu semakin besar & leluasa. Secara umum nilai MKBD minimum yang baik berkisar Rp 100 milliar.

Rumus perhitungan MKBD:

MKBD = total aset lancar – total kewajiban

Dari rumus diatas jelas, bahwa perusahaan sekuritas dapat meningkatkan nilai MKBD dengan dua cara, yaitu: dengan memperbesar jumlah aset lancar atau dengan mengurangi jumlah kewajiban mereka.

Dari rumus ini juga terlihat, bahwa perusahaan sekuritas yg memiliki aset tetap yg besar secara umum bisa dikatakan struktur keuangannya kurang baik, krn kegiatan operasional sekuritas sebagian besar menggunakan aset lancar, terutama cash & efek ( saham, obligasi, unit penyertaan reksadana). Jadi dapat saya sarankan utk menghindari perusahaan sekuritas yang memiliki perbandingan aset tetap yg besar dibandingkan aset lancarnya.

Aset lancar sendiri masih harus dilihat lagi bentuk, jenis, kualitas, & likuiditasnya. Dalam perhitungan MKBD, kualitas aset lancar akan mempengaruhi nilai aset tersebut untuk dipergunakan menghitung MKBD. Untuk lebih jelasnya mari lihat ilustrasi berikut:

Illustrasi 1:

Sekuritas A dan B memiliki surat berharga yg nilainya sama yaitu 100 juta. Sekuritas A memiliki surat berharga dalam bentuk saham ASII, sedangkan sekuritas B dalam bentuk obligasi dari sebuah perusahaan yg hampir bangkrut dan sudah beberapa bulan tdk membayar kupon dari obligasi tersebut. Apakah kedua surat tadi akan dinilai sama dalam perhitungan MKBD? Tentu tidak, karena saham ASII bisa dicairkan dengan mudah dengan cara dijual di Pasar Sekunder dengan kuotasi aktif. Sedangkan obligasi perusahaan yang hampir bangkrut tentu susah untuk dijual di Pasar Sekunder, jika akhirnya bisa terjualpun tentu dengan harga yang jauh di bawah harga belinya.

Illustrasi 2:

Sekuritas X, dan Y memiliki surat berharga yang nilainya sama yaitu 100 juta. Sekuritas X memiliki surat berharga dalam bentuk saham TLKM, sedangkan sekuritas B dalam bentuk saham AQUA. Lebih baik mana kualitas MKBD sekuritas X atau Y? lebih baik kualitas MKBD sekuritas X, karena saham AQUA kurang likuid ( walaupun secara kualitas dan fundamental AQUA tidak kalah bagus dari TLKM ). Saham AQUA yang kurang likuid ini bisa menimbulkan resiko tidak bisa langsung terjual, jika terjual kadang spread harganya lebar. Walaupun harga surat berharga kedua sekuritas X, dan Y ini sama 100 juta. Tetapi tetap lebih baik yang efek yang dijadikan MKBD yang likuid.

Perusahaan efek sangat tergantung pada aset lancar utk menunjang kegiatan operasionalnya. Mereka akan memanfaatkan semaksimal mungkin setiap aset lancar yg mereka miliki untuk dapat mengembalikan return yg setinggi – tingginya

Terkadang perusahaan sekuritas mengalami keterbatasan dana dalam menunjang kegiatan operasionalnya. Bagaimana mereka memperoleh dana yg dibutuhkan tersebut? Salah satu caranya dengan Sale & Repurchase Agreement ( Repo )

Repo adalah suatu perjanjian / kontrak dimana pemilik aset ( dalam hal ini saham / obligasi ) menyerahkan aset tersebut ke pihak lain & sebagai gantinya menerima dana dari pihak tersebut, dengan perjanjian bahwa pada saat jatuh tempo yg telah disepakati, pemilik aset akan membeli kembali aset yg telah diserahkan sesuai dengan nilai yg telah ditentukan dalam kontrak.

Jika pihak yg me-repo-kan ( pihak yg menyerahkan aset dan menerima dana ) adalah perusahaan sekuritas, maka perusahaan sekuritas harus mencatat hal ini dibagian kewajiban ( liabilities ) pada laporan keuangan biasanya dinamakan dengan akun efek jual dengan janji beli kembali.

Sementara pihak yg menerima aset dan menyerahkan dana biasa disebut dengan penerima repo / reverse repo adalah perusahaan sekuritas maka mereka wajib mencatat hal ini dibagian aset dengan nama akun efek beli dengan janji jual kembali.

About pinarta
Independent stock analyst, investors, and educator.

2 Responses to Definisi & Kegunaan MKBD dalam menilai Perusahaan Sekuritas

  1. sandrosirait says:

    mantap massssss

    • pinarta says:

      Thanks, Bro Sandro

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: