Bagaimana Cara Menganalisa Kondisi Bank?

Kondisi kesehatan sebuah bank dapat dilihat dari beberapa indikator di bawah ini:

  • Capital Adeaquacy Ratio ( CAR )

Ini merupakan modal usaha suatu bank yang berasal dari para pemegang sahamnya. CAR ini terdiri dari 2 jenis, yaitu:

Tier 1 –> disebut juga sebagai modal inti, yang terdiri dari saham biasa, dan laba bersih ditahan.

Tier 2 –> Tersusun dari capital tambahan. Terdiri dari: undisclosed reserve, general provision, dan subdebt.

  • Assets Quality

Kualitas aset meruapakan kualitas pinjaman yang bank berikan kepada pihak yang membutuhkan. Kualitas aset perbankan ini dibagi 2 yaitu:

Low Yield Assets –> Obligasi pemerintah, T-Bills, Obligasi swasta.

High Yield Assets –> consumer credit, corporate credit, mass market credit.

Setiap rupiah pinjaman yang diberikan oleh bank dari DPK, itu selalu di back-up oleh CAR –> yang disebut dengan biaya provisi / pencadangan.

Besarnya biaya provisi bank adalah sbb:

Kredit lancar –> 1% dari jumlah pinjaman

Dalam perhatian khusus –> 5% dari jumlah pinjaman

Kurang Lancar –> 15% dari jumlah pinjaman

Diragukan –> 50% dari jumlah pinjaman

Macet –> 100% dari jumlah pinjaman

  • Management

Merupakan orang – orang yang menjalankan dan bertanggung jawab atas operasional sehari – hari dari bank tersebut.

  • Earnings

Merupakan pendapatan dari operasional bank. Bank bisa memperoleh NIM ( Net Interest Margin ) yang sehat, serta beroperasi dengan efisien ( BOPO dibawah 50% ).

  • Liquidity

Bank bisa mengelola likuiditasnya dengan baik, sehingga bank tidak kekurangan likuiditas. Likuiditas ini sangat penting, karena jika sampai bank kekurangan likuiditas, maka hal ini bisa mempengaruhi kepercayaan nasabah. Likuiditas ini masuk dalam asset lancar ( dalam neraca ), yaitu aset yang bisa dirubah menjadi uang cash dengan cepat.

  • Sensitivity to Market Risk

Hal ini merupakan kemampuan bank, dalam hal ini tim manajemen resiko, agar semua aspek operasional perbankan yang terekspose pada resiko market ( disebut juga resiko sistemik ) tidak terlalu fluktuatif  / beresiko mengikuti pergerakan market yang tidak terduga.

About pinarta
Independent stock analyst, investors, and educator.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: